Selasa, 15 Mei 2012

PRESIDEN AMERIKA, JANTAN + JANTAN, BETINA + BETINA

Presiden Barack Obama dan Michele Setuju Kawin Sejenis

Presiden Barack Obama mengatakan mendukung pernikahan sesama jenis. Obama yang berasal dari Partai Demokrat yang menganut faham liberal, nampaknya tak risau dengan nikah sejenis. Pernikahan sejenis itu merupakan hak hidup setiap orang, dan harus didukung, ucapnya.


Pernyataan Obama itu hanyalah sebuah pengulangan dari para pemimpin Demokrat yang sudah pernah menjadi presiden. Karena  "credo" (keyakinan) Partai Demokrat adalah kebebasan setiap indiividu, dan hak-hak dasar setiap orang harus dihormati.

Pilihan yang dilakukan Obama ini berbeda dengan Partai Republik, seperti yang diucapkan oleh Mitt Romney presiden, yang mengatakan di Oklahoma, bahwa  "Saya percaya perkawinan adalah hubungan antara seorang pria dan seorang wanita", Rabu.
Tetapi, hakikatnya tidak ada perbedaan yang asas antara  Partai Demokrat dan Republik dalam memandang kehidupan. Mereka sama-sama sekuler, yang menuhankan kehidupan duniawi.
Obama mengatakan dalam wawancara dengan ABC News, "Pada titik tertentu saya menyimpulkan bahwa secara pribadi, penting bagi saya terus maju, serta menegaskan, saya pikir pasangan sesama jenis harus bisa menikah", tegasnya.
"Saya sempat ragu pada pernikahan gay, sebagian, karena saya pikir serikat pekerja sipil akan cukup," kata Presiden. "Saya sensitif terhadap kenyataan bahwa - untuk banyak orang, pernikahan adalah tradisi yang sangat kuat dan kepercayaan agama". Selanjutnya,  Obama mengatakan, pemikiran saya bergeser saat menyaksikan pernikahan sesama jenis, dan banyak orang tidak dapat "komitmen dalam pernikahan."
Sebuah Poling Gallup yang dirilis Selasa menunjukkan 50,7 persen orang Amerika Serikat, percaya atau meyakini pernikahan sesama jenis harus diakui oleh hukum. Sementara itu, sebagian dari masyarakat, hanya  48 persen yang menolak pernikahan antar jenis  dilegalkan secara hukum.

Ini berarti mayoritas rakyat Amerika menyetujui pernikahan sesama jenis. Di negeri Paman Sam itu, bukan hanya Presiden Obama yang menyetujui pernikahan sesama jenis, tetapi kalangan Gereja dan Pendeta juga menyetujui pernikahan sesama jenis. Sejumalh pendeta di Amerika Serikat sudah memberikan pemberkatan terhadap pernikahan sejenis.
Pandangan Obama yang menyetujui pernikahan sejenis itu, perwujudan dari sikapnya yang menyangkut kesetaraan, emansipasi, dan penolakkannya terhadap diskriminasi gender. Ini bukan sesuatu yang dikalangan masyarakat Barat. Sikap Barack Obama itu, pertama-tama merupakan pandangan dari isteriny Michele, yang sangat mendukung  pernikahan sejenis.
Secara alamiah masyarakat Barat yang mengikuti sifat kaumnya Nabi Luth akan punah dengan sendirinya. Mereka akan mengalami kehancuran dengan sendirinya. Obama dan Partai Demokrat bukan hanya menyetujui pernikahan sejenis, tetapi umumnya mereka mendukung legalisasi aborsi, yang merupakan sebuah kejahatan.
Semua negara Barat, Amerika dan Erop, pernikahan sejenis itu, bukan sesuatu yang tabu, dan bahkan mendapatkan dukungan Gereja.
Seperti di Inggris. Pernikahan sejenis bukan dianggap sebagai penyimpangan sek, tetapi dianggap sebagai hal yang bersifat pribadi, dan hak individu harus dihormati. Sebuah fakta kehidupan yang nyata. Gereja dan Sinagog merestui model perkawinan sejenis itu. (af/tm) VOA-Islam

Tidak ada komentar:

Posting Komentar